Sumut

Bobby Nasution Dorong Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia, Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik

×

Bobby Nasution Dorong Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia, Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik

Sebarkan artikel ini
Bobby Nasution Dorong Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia, Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik
Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Sabtu (10/10/2026).

MEDAN | Titik24.com

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan skema pengiriman skala kecil dan frekuensi tinggi serta pemberian subsidi logistik untuk mendorong ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke Malaysia.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal pelaku usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk UMKM asal Sumatera Utara.

Usulan itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Sabtu (10/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menyampaikan bahwa Sumut memiliki potensi UMKM yang besar. Namun, pengembangan ekspor masih menghadapi kendala logistik, terutama sistem pengiriman antarnegara yang cenderung mensyaratkan volume barang dalam jumlah besar untuk setiap pengiriman.

Menurut Bobby, skema tersebut menyulitkan sebagian pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan modal dan kapasitas penyimpanan. Karena itu, ia mendorong pola pengiriman dalam jumlah lebih kecil, tetapi dilakukan secara rutin.

BACA JUGA  PMT Libatkan 360 Personel untuk Perkuat Improvement Operasional Terminal 1 Belawan

“Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis,” ujar Bobby.

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya logistik sehingga produk UMKM lokal lebih kompetitif di pasar Malaysia.

Bobby menilai kedekatan geografis Sumut dengan Malaysia merupakan keunggulan yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua wilayah. Selain perdagangan, peluang kerja sama juga terbuka di bidang pengembangan sumber daya manusia, kawasan industri, dan sektor lainnya.

“Jarak kita sangat dekat, bahkan beberapa daerah di Sumut lebih cepat dijangkau dari Kuala Lumpur dibanding Jakarta. Keunggulan geografis ini harus kita konversikan menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat di kedua wilayah,” katanya.

BACA JUGA  Ikuti Arahan Walikota Medan, Camat Medan Kota Pimpin Langsung Tes Urine Dadakan

Selain membahas perdagangan dan penguatan UMKM, pertemuan tersebut turut menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penanganan dampak asap lintas negara.

Bobby menyampaikan bahwa kondisi cuaca dan penanganan karhutla di Sumut pada 2026 relatif baik. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumut tidak menimbulkan kiriman asap ke Malaysia.

“Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kebakaran hutan dan lahan di Sumut yang mengirimkan asap ke Malaysia. Meskipun ada kiriman asap tipis dari daerah lain, curah hujan di Sumut saat ini masih lumayan baik,” jelasnya.

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menyambut baik usulan pembukaan jalur laut dan subsidi logistik tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan mendiskusikan mekanisme teknis pelaksanaannya, termasuk aspek regulasi pemerintah dan peluang kerja sama dengan sektor swasta di Malaysia.

Dato’ Muzafar menilai Sumatera Utara memiliki posisi strategis dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Malaysia, khususnya karena letak geografisnya yang berdekatan serta potensi perdagangan, perkapalan, pariwisata medis, dan pendidikan.

BACA JUGA  Sumardji Puji Bobby Nasution, Dinilai Serius Dukung Sepak Bola Usia Muda

Ia menyebutkan nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia mencapai hampir US$26 miliar, sementara kontribusi perdagangan Sumut tercatat sekitar US$1 miliar hingga US$2 miliar.

“Sumatera Utara memiliki kepentingan yang sangat besar bagi Malaysia, baik dari aspek perdagangan, perkapalan, hingga pariwisata medis dan pendidikan. Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini,” ungkapnya.

Bobby Nasution Dorong Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia, Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik

Dato’ Muzafar juga menyampaikan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan lingkungan regional di kawasan ASEAN.

Usulan jalur laut dengan pengiriman berkala dan subsidi logistik kini menjadi salah satu gagasan yang didorong untuk memperluas akses ekspor UMKM Sumut ke Malaysia. Jika dapat diwujudkan melalui mekanisme yang tepat, skema tersebut berpotensi membantu pelaku usaha kecil menembus pasar lintas negara dengan biaya pengiriman yang lebih terjangkau.*(Red01)*