Medan — Upaya memperluas literasi keuangan di kalangan pelajar membawa PT Bank Sumut meraih penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara. Bank Sumut dinobatkan sebagai Bank Teraktif dalam Pelaksanaan Program Bank Goes to School, atas kontribusinya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, kepada Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, dalam kegiatan OJK Sumatera Utara bersama media partner di Medan, Selasa (22/9/2026) sore.
Bagi Bank Sumut, penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi atas pelaksanaan program, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus memperkuat edukasi keuangan kepada generasi muda.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, mengatakan literasi keuangan sejak dini penting untuk membentuk kebiasaan masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak, terlebih di tengah perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat.
“Kami ingin pelajar tidak hanya mengenal perbankan, tetapi juga memahami pentingnya menabung, mengelola uang, serta memanfaatkan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab,” ujar Heru.
Komitmen tersebut tercermin dari aktivitas Bank Sumut selama periode Agustus 2025 hingga Agustus 2026. Dalam kurun waktu tersebut, Bank Sumut mencatat telah menyelenggarakan 162 kegiatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan 143 sekolah dan dukungan 68 unit kantor.
Program tersebut menjangkau 208 satuan pendidikan, yang terdiri atas 77 sekolah dasar, 71 SMP, 51 SMA/SMK, serta sembilan taman kanak-kanak atau sederajat.
Heru menegaskan, program literasi keuangan akan terus diperluas melalui sinergi dengan OJK, pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan merupakan investasi jangka panjang. Masyarakat yang memiliki pemahaman keuangan yang baik diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, termasuk dalam menyikapi perkembangan produk dan layanan keuangan digital.
Literasi Keuangan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Utara, Triyoga Laksito, mengatakan penghargaan Bank Goes to School merupakan bagian dari penilaian OJK terhadap pelaksanaan program literasi keuangan sepanjang 2025.
Pada kategori tersebut, Bank Sumut terpilih di antara sejumlah nominasi, termasuk Bank BJB dan Bank DKI.
Triyoga menegaskan, literasi keuangan merupakan bagian penting dari tanggung jawab seluruh pelaku industri jasa keuangan. Terlebih, akses masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan terus berkembang.
“Lembaga jasa keuangan tidak hanya memberikan layanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban menjalankan program literasi dan edukasi agar produk keuangan dipahami serta dimanfaatkan secara tepat,” katanya.
Menurut Triyoga, semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan harus diikuti dengan peningkatan pemahaman. Tanpa literasi yang memadai, akses terhadap produk keuangan belum tentu berbanding lurus dengan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial secara tepat.
Ia mengungkapkan, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat literasi keuangan masyarakat Sumatera Utara mencapai 71,57 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 69,57 persen.
Capaian tersebut, kata Triyoga, merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara OJK dan industri jasa keuangan dalam memperluas edukasi serta literasi keuangan kepada masyarakat.
OJK pun akan terus memantau perkembangan indeks literasi dan inklusi keuangan sebagai salah satu indikator untuk melihat efektivitas berbagai program edukasi keuangan yang dijalankan di daerah.
Di tengah semakin cepatnya perkembangan ekonomi digital, upaya memperkenalkan pengelolaan keuangan sejak bangku sekolah pada akhirnya bukan hanya berbicara tentang mengenalkan produk perbankan. Lebih jauh, edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang memahami cara mengelola uang, mengenali risiko, dan menggunakan layanan keuangan secara bertanggung jawab.





