AEK KANOPAN | titik24.com — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) serta Badan Otonom (Banom) NU se-Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PCNU Labura, Damuli, tersebut dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Labura, para Ketua dan Syuriah MWC NU, serta perwakilan Banom, antara lain GP Ansor, Banser, Fatayat NU, Muslimat NU, dan lembaga serta lajnah di bawah naungan PCNU Labura.
Rapat digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, menyelaraskan program kerja antara PCNU, MWC NU, dan Banom, sekaligus memperkuat peran NU dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat di Labuhanbatu Utara.
Pada kesempatan berbicara, ketua Tanfidziyah PCNU Labura, H. Ahmad Buhori, menekankan pentingnya kekompakan seluruh jajaran dalam menjalankan roda organisasi.
“NU ini besar karena kebersamaannya. Rakor ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum untuk menyatukan langkah. MWC dan Banom merupakan kekuatan utama PCNU. Jika semua bergerak satu komando, program keumatan dapat berjalan secara maksimal,” ujarnya.
Buhori juga mengingatkan seluruh pengurus agar tetap berpegang pada khittah NU serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah Nahdliyah.

Dalam rapat tersebut disepakati rencana pelantikan MWC NU secara kolektif. Untuk merealisasikan agenda itu, dalam waktu dekat akan dibentuk panitia bersama antara PCNU Labura dan MWC NU di delapan kecamatan.
Kegiatan terpantau berlangsung dalam suasana penuh keakraban, ditutup dengan diskusi, tanya jawab, serta doa bersama.
Konsolidasi ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi struktur NU dari tingkat cabang hingga ranting sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan umat di Labuhanbatu Utara.





