Headline

PLN Telusuri Penyebab Blackout Batam, Isu Pemadaman Tiga Hari Dibantah

×

PLN Telusuri Penyebab Blackout Batam, Isu Pemadaman Tiga Hari Dibantah

Sebarkan artikel ini
PLN Telusuri Penyebab Blackout Batam, Isu Pemadaman Tiga Hari Dibantah
PLN Telusuri Penyebab Blackout Batam, Isu Pemadaman Tiga Hari Dibantah.

BATAM | Titik24.com

Gangguan pasokan listrik yang melanda sejumlah kawasan di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026), menjadi perhatian masyarakat setelah aktivitas rumah tangga, usaha, hingga pelayanan publik ikut terdampak. PT PLN Batam kini masih mendalami penyebab gangguan tersebut, dengan dugaan awal mengarah pada masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan.

Pemadaman yang dilaporkan mulai terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu memicu beragam keluhan warga. Sejumlah masyarakat menyampaikan dampak gangguan melalui media sosial, mulai dari terhentinya pasokan listrik hingga terganggunya akses internet dan distribusi air.

Beberapa kawasan yang dilaporkan terdampak meliputi Batam Kota, Bengkong, Sagulung, Sekupang, serta sejumlah wilayah lainnya.

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, menjelaskan bahwa dugaan masuknya hewan liar ke fasilitas kelistrikan menjadi salah satu indikasi awal yang sedang ditelusuri.

“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” ujar Rudi dalam keterangannya kepada media, Selasa (13/10/2026).

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai penyebab final. Pemeriksaan teknis masih diperlukan untuk mengetahui secara pasti sumber gangguan yang berdampak terhadap pasokan listrik di sejumlah kawasan Batam.

BACA JUGA  “PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan

PLN Batam menyatakan petugas teknis dan operasional tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi sistem kelistrikan guna mendukung pemulihan dan menjaga kestabilan pasokan.

Pemulihan Pasokan Listrik Dilaporkan Selesai Senin Sore

Setelah gangguan meluas, PLN Batam menginformasikan perkembangan pemulihan melalui akun Instagram resminya, @ptplnbatam.

Dalam unggahan tersebut, perusahaan menyebut proses pemulihan pasokan listrik telah diselesaikan pada Senin (12/10/2026) pukul 17.58 WIB.

Sejumlah kawasan yang disebut telah kembali memperoleh pasokan listrik di antaranya Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur.

Pemulihan ini menjadi bagian dari penanganan gangguan yang sebelumnya memengaruhi aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah.

Kendati pasokan listrik dilaporkan telah dipulihkan, evaluasi terhadap penyebab gangguan tetap menjadi hal penting. Hasil pemeriksaan teknis diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai kejadian tersebut sekaligus menjadi dasar untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.

PLN Tegaskan Gangguan Bukan Akibat Kerusakan Kabel Bawah Laut

Di tengah perhatian masyarakat terhadap blackout, informasi mengenai gangguan jaringan internet turut memunculkan spekulasi tentang kemungkinan kerusakan kabel bawah laut yang menghubungkan Singapura dan Batam.

PLN Batam membantah bahwa gangguan maupun proses pemulihan kelistrikan tersebut berkaitan dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura-Batam.

Perusahaan menegaskan bahwa penyebab gangguan listrik masih ditelusuri oleh petugas terkait. Karena itu, dugaan mengenai hubungan antara blackout dan gangguan jaringan komunikasi perlu disikapi secara hati-hati sampai tersedia informasi yang dapat diverifikasi.

BACA JUGA  Sudah Berdiri Sejak 2017 Tanpa Izin Warga, 10 Rumah Protes, Peternak Lele di Komplek Pemda Medan Tuntungan Usir Petugas dan Larang Parit Dibersihkan

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab suatu gangguan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, terutama jika belum didukung keterangan dari pihak berwenang.

Beredar Kabar Listrik Hanya Menyala Enam Jam, PLN Beri Klarifikasi

Persoalan blackout turut diiringi beredarnya pesan berantai dan gambar pengumuman yang mengklaim adanya pemadaman listrik terencana selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober 2026.

Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa masyarakat hanya akan memperoleh pasokan listrik selama enam jam. Kabar itu menimbulkan kekhawatiran, terutama setelah warga mengalami pemadaman pada hari sebelumnya.

Menanggapi informasi tersebut, PLN Batam menegaskan bahwa pengumuman mengenai pemadaman terencana selama tiga hari dan pembatasan waktu nyala listrik selama enam jam bukan berasal dari perusahaan.

Rudi Antono menyatakan bahwa PLN Batam tidak pernah menerbitkan pengumuman seperti yang beredar dalam pesan berantai tersebut.

“Sehubungan dengan beredarnya unggahan grafis di media sosial mengenai ‘Pengumuman Pemadaman Listrik Terencana Selama 3 Hari 12 sampai 14 Oktober 2026’ serta pesan berantai yang menyatakan bahwa listrik hanya menyala dari PLTD Tanjungpinang dan warga hanya kebagian nyala 6 jam, PT PLN Batam menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut adalah tidak benar,” tegas Rudi.

BACA JUGA  Perjuangan Eks Presma UNHAM Muhammad Isa Lahirkan Dua Sarjana Berprestasi USU

Klarifikasi tersebut sekaligus membantah klaim bahwa pasokan listrik bagi masyarakat Batam akan dibatasi hanya enam jam dalam sehari selama periode tersebut.

PLN Batam mengingatkan masyarakat agar memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali. Informasi mengenai kondisi pasokan listrik, jadwal pemeliharaan, maupun gangguan sistem sebaiknya merujuk pada kanal komunikasi resmi perusahaan.

Kejelasan Penyebab Gangguan Dinantikan Masyarakat

Blackout yang terjadi di Batam menunjukkan pentingnya keandalan pasokan listrik bagi berbagai aktivitas masyarakat. Gangguan kelistrikan tidak hanya memengaruhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat berdampak pada kegiatan ekonomi, komunikasi, dan pelayanan publik.

Di sisi lain, beredarnya informasi yang belum terverifikasi dapat memperbesar keresahan ketika masyarakat masih membutuhkan kepastian mengenai kondisi pasokan listrik.

Karena itu, selain memastikan pemulihan berjalan dengan baik, penjelasan mengenai penyebab gangguan dan hasil evaluasi teknis menjadi informasi yang dinantikan masyarakat.

Hingga keterangan yang dikutip dalam pemberitaan ini disampaikan, dugaan masuknya hewan liar ke Gardu Induk Sungai Harapan masih merupakan indikasi awal yang memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Titik24.com mengimbau masyarakat untuk tetap mengacu pada informasi resmi PLN Batam dan tidak menyebarluaskan kabar mengenai pemadaman listrik tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.*(Red01)*