Daerah

Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Siabu dalam Reses Sidang III

×

Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Siabu dalam Reses Sidang III

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Siabu dalam Reses Sidang III

Mandailing Natal — Suasana Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, dipenuhi warga pada Selasa (22/9/2026) sore. Kehadiran ratusan masyarakat itu menjadi bagian dari agenda reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Rahmat Rayyan Nasution, dalam rangka Reses I Tahun Sidang III 2026–2027.

Dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi, sekaligus menyuarakan kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Siabu.

Reses juga menjadi momentum bagi Rahmat Rayyan untuk mendengar langsung aspirasi konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 7.

Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra Serap Aspirasi Warga Siabu dalam Reses Sidang III

Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat turut hadir, di antaranya Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., Lurah Siabu Handalan Nasution, Kapolsek Siabu yang diwakili Kanit Binmas Aiptu Namamuddin Siregar, Kepala Puskesmas Siabu Ns. Akbar Komaini, perwakilan BPP Pertanian Siabu, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ratusan warga.

BACA JUGA  Rakor Pantai Labu, Bupati Dorong Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Pelayanan

Dalam sambutannya, Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai persoalan pembangunan yang masih dirasakan di wilayah tersebut, terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

“Ini merupakan kesempatan untuk menyampaikan segala keluh kesah atau permohonan tentang bidang pembangunan. Di wilayah Kecamatan Siabu masih banyak kekurangan dan ketertinggalan di bidang pembangunan, pertanian dan lainnya. Oleh karena itu, sampaikan apa yang menjadi harapan,” ungkap Ahmad Fadhlan.

Menurutnya, tidak seluruh permohonan masyarakat dapat direalisasikan dalam waktu singkat. Namun, penyampaian aspirasi melalui reses tetap penting sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan pembangunan di Kecamatan Siabu.

Sementara itu, Rahmat Rayyan Nasution mengatakan, reses merupakan kewajiban anggota legislatif untuk kembali ke daerah pemilihan dan melihat secara langsung kondisi masyarakat.

“Kehadiran saya semoga dapat memberikan manfaat. Reses ini adalah tugas kami untuk menyerap permasalahan yang ada, kemudian akan kami bawa ke Gedung Dewan DPRD Sumut,” tuturnya.

BACA JUGA  Pemkab Deli Serdang Dukung Pemeriksaan Pendahuluan BPK RI

Rahmat juga memaparkan sejumlah program yang dapat diakses masyarakat melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya pada sektor pertanian, pendidikan, rumah ibadah, hingga peningkatan keterampilan bagi generasi muda.

Ia menyebutkan, bantuan infrastruktur pertanian seperti pengairan atau irigasi, jalan usaha tani, alat-alat pertanian, bantuan peternakan dan perikanan dapat diajukan melalui kelompok tani kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Untuk para pemuda, Pemprov juga menyediakan pelatihan ketenagakerjaan gratis di bidang otomotif, tata boga, tata rias dan dekorasi, serta tata busana dan jahit-menjahit yang seluruh biayanya ditanggung pemerintah provinsi. Kami siap menjadi fasilitator,” ucap Rahmat.

Namun, sesi dialog menjadi bagian yang paling banyak menyita perhatian. Warga tidak hanya menyampaikan harapan, tetapi juga membawa sejumlah persoalan yang selama ini mereka hadapi.

Beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain kerusakan jalan keliling, persoalan banjir yang rutin terjadi setiap musim penghujan, kebutuhan pembangunan gorong-gorong dan jembatan, persoalan tapal batas di wilayah Rodang, hingga masalah pengairan yang berkaitan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) yang dinilai belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Siabu.

BACA JUGA  P3-TGAI Perkuat Irigasi di 57 Titik, Serap 38.475 Tenaga Kerja di Deli Serdang

Berbagai persoalan tersebut menjadi catatan bagi Rahmat Rayyan. Ia menyatakan akan menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut melalui jalur yang menjadi kewenangannya di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Bagi masyarakat, reses bukan sekadar agenda pertemuan antara wakil rakyat dan konstituen. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk membawa persoalan yang mereka hadapi sehari-hari ke ruang kebijakan, dengan harapan dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.

Menutup rangkaian kegiatan, Rahmat Rayyan Nasution juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada anak yatim yang berada di Kelurahan Siabu.

Kegiatan reses berlangsung aman dan tertib serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. Aspirasi mengenai infrastruktur, banjir, pertanian, tapal batas hingga pengairan pun tercatat sebagai sejumlah pekerjaan rumah yang diharapkan dapat memperoleh tindak lanjut di tingkat pemerintahan provinsi.