Daerah

Nelayan Tanjungbalai Butuh Jaminan Kerja dan Pelatihan Keselamatan, HNSI Sampaikan Aspirasi ke Wali Kota

×

Nelayan Tanjungbalai Butuh Jaminan Kerja dan Pelatihan Keselamatan, HNSI Sampaikan Aspirasi ke Wali Kota

Sebarkan artikel ini
Nelayan Tanjungbalai Butuh Jaminan Kerja dan Pelatihan Keselamatan, HNSI Sampaikan Aspirasi ke Wali Kota
Audiensi HNSI Tanjungbalai yang berlangsung di ruang kerja wali kota, Kamis (8/10/2026).

TANJUNGBALAI | Titik24.com 

Perlindungan ketenagakerjaan dan peningkatan keselamatan saat melaut menjadi dua aspirasi utama yang disampaikan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Tanjungbalai kepada Wali Kota Mahyaruddin Salim.

Aspirasi itu disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerja wali kota, Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut membah bas peluang penguatan kerja sama antara HNSI dan Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk memperjuangkan kepentingan nelayan.

Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua DPC HNSI Tanjungbalai Ridho Damanik didampingi Sekretaris Iskandar Lobo memperkenalkan jajaran pengurus organisasi yang dipimpin Selamat Chaniago.

Ridho mengatakan, HNSI ingin agar hubungan baik dengan pemerintah daerah dapat diwujudkan melalui program yang lebih nyata dan sesuai dengan kebutuhan nelayan. Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perlindungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

BACA JUGA  200 Pengurus PAC Muslimat NU Panyabungan Utara Resmi Dilantik

Dua hal yang menjadi perhatian HNSI adalah fasilitasi kepesertaan nelayan dalam program BPJS Ketenagakerjaan serta dukungan terhadap pelatihan keselamatan dan penyelamatan.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat membantu memperkuat perlindungan bagi nelayan dalam menjalankan profesinya. Sementara itu, pelatihan keselamatan dibutuhkan untuk menambah pengetahuan dan kesiapsiagaan nelayan ketika menghadapi risiko selama berada di laut.

“Kami berharap Pemko Tanjungbalai dapat bekerja sama dengan HNSI dalam mewujudkan program Tanjungbalai EMAS, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan nelayan,” ujar Ridho.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut aspirasi tersebut dan menyatakan dukungan terhadap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan. Meski demikian, berbagai usulan yang masuk akan dipertimbangkan dengan memperhatikan kewenangan pemerintah daerah serta program yang dapat direalisasikan.

BACA JUGA  17 Motor Knalpot Brong Diamankan Polres Samosir dalam Patroli KRYD Dini Hari

“Pemko Tanjungbalai tentunya akan mendukung program HNSI, termasuk sejumlah hal yang disampaikan dalam pertemuan ini, agar manfaatnya dapat dirasakan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Mahyaruddin.

Tindak lanjut terkait pelatihan keselamatan menjadi salah satu hal yang akan dibahas oleh perangkat daerah terkait. Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tanjungbalai, Muslim, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kesyahbandaran Tanjungbalai untuk membicarakan kemungkinan pelaksanaan pelatihan keselamatan dan penyelamatan bagi nelayan.

Langkah koordinasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang peningkatan kapasitas nelayan, terutama dalam memahami aspek keselamatan dan menghadapi keadaan darurat saat melaut.

Audiensi ini sekaligus menjadi ruang bagi HNSI untuk menyampaikan kebutuhan anggotanya secara langsung kepada pemerintah daerah. Melalui komunikasi dan koordinasi berkelanjutan, kedua pihak diharapkan mampu merumuskan bentuk kerja sama yang dapat mendukung perlindungan kerja, keselamatan, dan kesejahteraan nelayan.

BACA JUGA  Pemdes Namorih Buka Program Beasiswa “Satu Sarjana Satu Desa”

Penguatan kolaborasi antara Pemko Tanjungbalai dan HNSI juga diharapkan sejalan dengan tujuan program Tanjungbalai EMAS, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.*(Red01)*