DaerahEkonomiSumut

Harga Beras di Sumut Melambung, Satgas Pangan Mabes Polri Turun ke Pasar Tavip Binjai

×

Harga Beras di Sumut Melambung, Satgas Pangan Mabes Polri Turun ke Pasar Tavip Binjai

Sebarkan artikel ini
Harga Beras di Sumut Melambung, Satgas Pangan Mabes Polri Turun ke Pasar Tavip Binjai

Binjai, Titik24 – Tim Satgas Pangan Nasional bersama Satgas Pangan Polda Sumut, Bareskrim Polri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Polres Binjai, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan pengecekan harga dan ketersediaan beras di Pasar Tavip, Kota Binjai, Jumat (11/9/2026).

Pengecekan dipimpin Penyidik Tindak Pidana Madya II Bareskrim Polri, Kombes Pol. Afrisal, S.I.K., M.H. Kedatangan tim dari Jakarta ini untuk mengecek dugaan harga beras di Sumatera Utara yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami dari Tim Satgas Pangan bekerja sama dengan Satgas Pangan Polda Sumut dan jajaran dinas pertanian dan pangan. Kami datang dari Jakarta ada tugas dalam rangka mengecek harga beras di Sumatera Utara,” ujar Afrisal.

BACA JUGA  Sugiat Santoso Hadirkan Program Bimbel Gratis Bagi Pelajar SMA di Langkat

Ia menyebut tim sudah melakukan pengecekan di Kota Medan pada hari sebelumnya. Hari ini giliran Kota Binjai, dan selanjutnya akan dilanjutkan ke Kabupaten Serdang Bedagai serta sejumlah daerah lain di Sumut.

Dari hasil pemantauan di lapangan, seluruh jenis beras premium dan medium dijual di atas HET.

“Kami temukan memang harga semuanya naik, karena mulai dari penggilingan, dari kilang, itu semuanya memasang harga di atas HET. Alasan dari kilang pun mengatakan bahwa harga gabah di tingkat petani pun sudah di atas harga tertinggi yang ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Hanya beras SPHP dari Bulog yang saat ini masih dijual sesuai HET.

Selain Pasar Tavip, Satgas juga menyidak Swalayan Asia King dan bertemu langsung dengan pengelolanya, Cici Akim, untuk menanyakan asal pasokan dan harga jual.

BACA JUGA  Buka Kesempatan Generasi Muda Tekuni Sepatu Roda* ‎

“Kami ambil barang dari distributor, Pak,” ujar Cici Akim kepada tim Satgas.

Sumatera Utara sendiri masuk dalam Zona 2 penetapan HET beras. Tingginya harga beras ini sudah menjadi keluhan masyarakat.

“Ini akan kami sampaikan kepada pimpinan di Jakarta untuk mencari solusi sehingga harga beras di wilayah Sumatera Utara bisa terkendali dan masyarakat bisa tersenyum,” tutup Afrisal.(Mi)