Medan – Aktivitas Gelombang Rossby yang masih aktif di wilayah Sumatera Utara menjadi faktor utama pemicu potensi hujan sedang hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan. Hal ini disampaikan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I dalam keterangan resmi yang dirilis Senin (14/9/2026).
Menurut BBMKG Wilayah I, Gelombang Rossby yang aktif di Sumut menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin. Belokan angin yang memanjang dari pesisir barat hingga pegunungan Sumut semakin memperkuat pertumbuhan awan konvektif, sehingga hujan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari.
Hujan tersebut diperkirakan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat (bersifat lokal).
Wilayah yang berpotensi terdampak hampir mencakup seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara, di antaranya:
– Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai
– Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan
– Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan
– Simalungun, Pematang Siantar, Toba, Samosir
– Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal
– Gunungsitoli serta seluruh wilayah Nias (Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat)
Prakiraan cuaca nasional BMKG untuk periode 11–17 September 2026 juga menempatkan Sumatera Utara dalam kategori Siaga bersama Aceh untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak hujan lebat yang dipicu Gelombang Rossby ini, seperti banjir, genangan air, dan longsor. Masyarakat diminta membersihkan saluran drainase, menghindari aktivitas di daerah rawan saat hujan deras, serta terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi BMKG.





