JEMBRANA | Titik24.com
Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jembrana, Bali, diwarnai kecelakaan lalu lintas pada Kamis (15/10/2026) dini hari. Sebuah mobil listrik menabrak deretan sepeda motor yang sedang mengantre di dekat SPBU Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Sedikitnya delapan sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Insiden tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video kejadian beredar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Facebook Dita Perdana, tampak sejumlah sepeda motor berada di bawah kolong bagian depan mobil. Kondisi kendaraan yang bertumpuk dan rusak memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.
Dalam unggahannya, pemilik akun menyebut lokasi kejadian berada di sebelah barat SPBU Pertamina Penyaringan. Ia juga mengingatkan para pengendara agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan ketika menghadapi kondisi lalu lintas padat.
Mobil yang terlibat diketahui menggunakan pelat nomor DK 1855 AIZ. Berdasarkan dokumentasi yang beredar, kendaraan tersebut disebut sebagai mobil listrik. Adapun dugaan bahwa mobil itu bermerek Chery masih perlu dipastikan melalui identifikasi kendaraan yang lebih lanjut.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah sepeda motor yang sedang mengantre BBM mengalami kerusakan. Sebagian kendaraan terlihat ringsek dan terselip di bawah mobil, sebagaimana tampak dalam rekaman yang beredar.
Kecelakaan ini terjadi di tengah antrean BBM yang memadati sejumlah SPBU di wilayah Jembrana. Kondisi tersebut membuat kendaraan mengantre hingga ke sekitar badan jalan dan meningkatkan kebutuhan akan pengaturan lalu lintas serta kewaspadaan para pengguna jalan.
Meski rekaman video memperlihatkan dampak benturan yang cukup parah terhadap kendaraan, penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan hanya dari dokumentasi visual. Kronologi lengkap, termasuk bagaimana mobil menabrak barisan sepeda motor, masih memerlukan penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, sebelumnya menyampaikan bahwa hingga Kamis siang pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Namun, personel kepolisian telah melakukan pengecekan ke lokasi untuk memperoleh informasi mengenai insiden itu.
Hingga informasi tersebut dihimpun, keterangan terperinci mengenai jumlah korban luka maupun ada tidaknya korban jiwa belum tersedia secara pasti. Karena itu, informasi mengenai kondisi seluruh pihak yang terlibat masih perlu menunggu konfirmasi dari instansi berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, dan meningkatkan konsentrasi saat berkendara, terutama di sekitar antrean kendaraan yang padat. Pengelolaan antrean di area SPBU juga perlu mendapat perhatian agar tidak membahayakan pengendara yang sedang menunggu maupun pengguna jalan lainnya.
Titik24.com akan terus memantau perkembangan informasi mengenai penyebab kecelakaan dan hasil pengecekan pihak kepolisian.*(Red01)*





