SURABAYA | Titik24.com
Ledakan terjadi di Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi, Kompleks Ruko San Antonio, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka.
Ledakan keras tersebut mengagetkan warga di kawasan Pakuwon City. Kuatnya tekanan ledakan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan data sementara kepolisian, sedikitnya 41 bangunan mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat. Kerusakan mayoritas berupa kaca pecah pada ruko-ruko di sekitar sumber ledakan.
Hasil pemeriksaan awal polisi mengarah pada dugaan kebocoran gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) berkapasitas 50 kilogram. Petugas menemukan tiga tabung LPG di dalam rumah makan. Namun, ketiga tabung tersebut dipastikan tidak mengalami ledakan.
Dugaan sementara, ledakan terjadi akibat kebocoran pada saluran atau pipa gas yang kemudian memicu ledakan di dalam bangunan.
Informasi mengenai kejadian tersebut juga beredar di media sosial. Salah satunya disampaikan melalui akun Instagram @surabayapunyainfo. Dalam kolom komentar, seorang pengguna menyebut lokasi ledakan berada di rumah makan Nasi Tempong.
Dampak ledakan dilaporkan meluas ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Warga juga menyebut terdapat sejumlah korban yang langsung dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.
Lima korban dalam kejadian tersebut terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya.
Selain bangunan, sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat dampak ledakan.
Petugas gabungan dari kepolisian, Gegana, BPBD, dan unsur terkait langsung melakukan pengamanan serta penanganan di lokasi kejadian. Area sekitar sumber ledakan juga diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.
Tim penjinak bom turut melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak adanya bahan peledak di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan bahan peledak.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber kebocoran gas serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan ledakan tersebut.
Hingga Selasa siang, petugas masih melakukan pengamanan, pendataan kerusakan bangunan, serta penanganan terhadap para korban di kawasan Ruko San Antonio, Surabaya.*(Red01)*





