Sumut

Menjadi Narasumber di Universitas Al Azhar, Sugiat Santoso Ajak Mahasiswa Ambil Peran dalam Pembangunan

×

Menjadi Narasumber di Universitas Al Azhar, Sugiat Santoso Ajak Mahasiswa Ambil Peran dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Menjadi Narasumber di Universitas Al Azhar, Sugiat Santoso Ajak Mahasiswa Ambil Peran dalam Pembangunan

MEDAN | titik24.com  — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr H Sugiat Santoso, mengajak mahasiswa baru Universitas Al Azhar Medan untuk tidak sekadar menjadi penonton dalam proses pembangunan nasional. Menurutnya, mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk mengambil peran melalui ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Sugiat saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) Universitas Al Azhar Medan, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 1-3 Oktober 2026 tersebut diikuti 1.020 mahasiswa baru dari empat fakultas dan delapan program studi.

Dalam kesempatan itu, Sugiat memaparkan sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari sektor pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi nasional.

BACA JUGA  Belanja PDN Sumut 95,62 Persen, UMK-K Masih di Bawah Target Nasional

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III Universitas Al Azhar Medan, Dr Irwansyah Tanjung, SH, MH, serta jajaran dekanat dan ketua program studi.

Di hadapan para mahasiswa, Sugiat menyebut program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang memiliki kapasitas dan kualitas.

“Mahasiswa harus melihat dirinya sebagai bagian dari pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut mengambil peran dalam membangun negeri,” kata Sugiat.

Selain bidang pendidikan, Sugiat juga menjelaskan agenda hilirisasi dan industrialisasi yang menjadi salah satu fokus pemerintah. Menurutnya, penguatan industri di dalam negeri penting untuk menciptakan nilai tambah dari sumber daya yang dimiliki Indonesia sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat.

BACA JUGA  Kabut Asap Mulai Masuk Sumut, Bobby Nasution Minta Sekolah Terapkan PJJ dan Kepala Daerah Siaga

“Indonesia memiliki sumber daya yang besar. Tantangannya adalah bagaimana sumber daya tersebut dapat memberikan nilai tambah dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Sugiat kemudian memaparkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara itu mengatakan berbagai program yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional.

Karena itu, ia meminta mahasiswa mulai mempersiapkan diri sejak berada di bangku kuliah. Menurut Sugiat, kampus bukan sekadar tempat untuk memperoleh gelar akademik, melainkan juga ruang untuk membangun kapasitas, karakter, jejaring, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa.

BACA JUGA  Delapan Mal Pelayanan Publik Beroperasi di Sumut, Pemprov Dorong Layanan yang Adil dan Transparan

“Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang memiliki ilmu, integritas dan keberanian untuk mengambil peran. Karena itu, manfaatkan masa kuliah untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Diminta Kejar Prestasi

Sementara itu, Rektor Universitas Al Azhar Medan, Assc Prof Dr Ir Mawardi, ST, MT, mengingatkan mahasiswa baru agar memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meraih prestasi.

Ia berharap mahasiswa Universitas Al Azhar Medan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi di berbagai bidang.

“Selamat datang di Universitas Al Azhar. Raihlah prestasi selama kuliah. Manfaatkan kesempatan yang ada untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri,” kata Mawardi.