Sumut

Kretifitas dalam Pemanfaatan lahan tidur, Puskesmas Siabu Panen Semangka.

×

Kretifitas dalam Pemanfaatan lahan tidur, Puskesmas Siabu Panen Semangka.

Sebarkan artikel ini
Kretifitas dalam Pemanfaatan lahan tidur, Puskesmas Siabu Panen Semangka.

MandailingNatal, Titik24 – Unit pelayanan terpadu pusat kesehatan Masyarakat ( UPTD Puskesmas) Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina),Provinsi Sumatera Utara(Sumut). Membuktikan inovasi dan produktifitas kerja. Kali ini, Puskesmas Siabu Memanen semangka yang dibudidayakan di lahan tidur belakang Puskesmas. Pada Selasa(15/09/2026).

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bagi pegawai dan staf, sekaligus bentuk dukungan rill terhadap program pemerintah pusat dan daerah dalam bidang ketahanan pangan.

Kepala Puskesmas Siabu NS Akbar Koimeni, S.Kep. M.Kes. Menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif merupakan salah satu strategi dalam pemenuhan gizi dengan membuat inovasi dalam pemanfaatan ruang terbuka Hijau dengan menanam tanaman buah semangka.

BACA JUGA  Destinasi Murah Meriah, Taman Kebun Bunga Jadi Incaran Keluarga di Akhir Pekan

Kegiatan pemanfaatan lahan yang dilakukan merupakan yang perdana dan akan berlanjut seterusnya.

“Kami terus mengoptimalkan potensi lahan kosong yang ada di puskesmas. Melalui pertanian semangka ini.”terangnya.

“Ini sebagai upaya kemandirian dalam pemenuhan gizi keluarga.”lanjutnya.

Camat Siabu Apresiasi Kreatifitas Pemanfaan lahan tidur.

Sementara Camat Siabu Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos, M.M yang ikut dalam memanen Buah semangka mengutarakan rasa apresiasi atas inovasi dalam pemanfaat lahan tidur.

Menurut camat siabu, apa yang dilakukan Kepala puskesmas Siabu merupakan Kreatifitas dalam pemanfaatan lahan tidur dan ini patut menjandi Contoh bagi lintas sektoral lainnya dalam pemanfaatan lahan tidur sebagai upaya dalam ketahanan pangan dan Pemenehunan gizi.

BACA JUGA  Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut

“Meski lahan pekarangan kita kecil, tapi bila ada kemauan dan inovasi tentunya dalam pemenuhan gizi dalam keluarga bisa terpenuhi.”ucap Ahmad Fadhlan.(S)