Politik

Rocky Gerung Dihubungi Kepala Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Bersedia Tak Ulangi

×

Rocky Gerung Dihubungi Kepala Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Bersedia Tak Ulangi

Sebarkan artikel ini
Rocky Gerung Dihubungi Kepala Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Bersedia Tak Ulangi
Rocky Gerung Dihubungi Kepala Bakom Usai Sarankan Gibran Mundur, Syahganda: Bersedia Tak Ulangi.

JAKARTA | Titik24.com

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Syahganda Nainggolan, mengaku telah menghubungi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyusul pernyataannya yang menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya.

Syahganda menyebut Rocky bersedia tidak mengulangi pernyataan serupa setelah keduanya berkomunikasi.

Informasi tersebut disampaikan Syahganda pada Sabtu (10/10/2026). Sebelumnya, Rocky menyampaikan pandangannya mengenai pengunduran diri Gibran dalam podcast di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored yang tayang pada 8 Oktober 2026.

Rocky Sebut Pengunduran Diri Gibran Bisa Redam Gejolak

Dalam podcast tersebut, Rocky menilai pengunduran diri Gibran secara sukarela dapat menjadi langkah politik untuk meredam keresahan publik terkait polemik persyaratan pendidikan wakil presiden.

BACA JUGA  Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

“Alangkah elegannya kalau Gibran mengundurkan diri. Untuk mencegah amuk massa, untuk mencegah Presiden dikait-kaitkan dengan pasangan yang ilegal,” ujar Rocky.

Rocky mengaitkan pandangannya dengan dinamika politik setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai gugatan yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan Gibran.

Menurutnya, pengunduran diri dapat menjadi pilihan untuk mencegah persoalan tersebut berkembang menjadi polemik yang lebih luas.

Pernyataan itu kemudian menuai perhatian publik, terlebih Rocky baru saja dilantik sebagai anggota Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026.

Syahganda Sudah Hubungi Rocky Gerung

Syahganda Nainggolan membenarkan dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Rocky untuk membahas pernyataan yang menyarankan Gibran mundur dari jabatan wakil presiden.

BACA JUGA  Shohibul Anshor Siregar Sebut Status Tersangka Anggota DPRD Sumut Belum Alasan Otomatis PAW, Ingatkan Asas Praduga Tak Bersalah

Dalam keterangannya, Syahganda menyebut Rocky telah bersedia untuk tidak kembali menyampaikan pernyataan serupa.

“Pak Rocky Gerung sudah saya hubungi dan beliau bersedia untuk tidak menyampaikan hal yang sama,” kata Syahganda di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).

Syahganda juga menyebut Rocky sebelumnya belum sepenuhnya memahami peran Wantimpres, terutama berkaitan dengan tugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dan wakil presiden.

Komunikasi tersebut menjadi respons setelah pernyataan Rocky mengenai Gibran menjadi sorotan.

Meski polemik ini dikaitkan dengan teguran dari pihak pemerintah, keterangan Syahganda menekankan adanya komunikasi langsung dan kesediaan Rocky untuk tidak mengulangi pernyataan serupa.

Rocky Baru Dilantik sebagai Anggota Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto melantik Rocky Gerung sebagai anggota Wantimpres di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026).

BACA JUGA  Gielbran PKB Ogah Cabut Pernyataan soal Gibran, Kini Ajak Publik Akhiri Polemik

Rocky dikenal sebagai pengamat politik yang kerap menyampaikan kritik terhadap pemerintah. Penunjukannya sebagai anggota Wantimpres menempatkannya dalam lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.

Polemik ini turut memunculkan pembahasan mengenai batas antara pendapat pribadi dan posisi seseorang sebagai anggota lembaga penasihat presiden.

Namun, pernyataan Rocky yang menyarankan Gibran mundur merupakan pandangan politik yang disampaikan dalam forum podcast. Pernyataan tersebut tidak dengan sendirinya mengubah status Gibran sebagai wakil presiden.*(Red01)*