Medan

PMT Perkuat Kinerja Operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan

×

PMT Perkuat Kinerja Operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan

Sebarkan artikel ini
PMT Perkuat Kinerja Operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan

BELAWAN — PT Prima Multi Terminal (PMT) memperkuat kinerja operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan dengan menambah sekaligus meremajakan peralatan bongkar muat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, keandalan operasional, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan Marking Operational Improvement yang digelar di Gedung Grha Pelindo, Belawan, Rabu (9/9/2026).

Penguatan fasilitas itu menyusul kedatangan dua Quay Container Crane (QCC) dan empat Rubber Tyred Gantry (RTG) pada 30 Juni 2026.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal Rudi Susanto mengatakan, penambahan dan peremajaan peralatan bukan semata-mata untuk memperkuat fasilitas terminal. Lebih dari itu, investasi tersebut harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan proses operasional dan pelayanan.

“Dengan hadirnya alat baru dan peremajaan peralatan ini, kami ingin memastikan kegiatan operasional di Terminal Petikemas Domestik Belawan semakin efektif, produktif, dan andal. Yang paling penting, peningkatan fasilitas ini harus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pengguna jasa,” ujar Rudi.

BACA JUGA  Ketua FP NTT Sumut Desak Polisi Ungkap Tuntas Tersangka dan Penyalur Tenaga Kerja Korban Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan

Menurutnya, operational improvement merupakan proses perbaikan yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Perbaikan itu mencakup kesiapan peralatan, proses bongkar muat, pengelolaan lapangan penumpukan, hingga peningkatan kompetensi dan keselamatan kerja para operator.

“Operational improvement bukan hanya soal menambah alat, tetapi bagaimana alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal melalui proses kerja yang lebih baik. Karena itu, kami terus mendorong kolaborasi antara peralatan, sistem operasional, dan sumber daya manusia agar produktivitas terminal terus meningkat,” katanya.

Upaya tersebut dinilai penting mengingat kinerja terminal tidak hanya ditentukan oleh jumlah dan kecanggihan peralatan, tetapi juga oleh bagaimana seluruh unsur operasional bekerja dalam satu sistem yang efisien dan aman.

BACA JUGA  Dana Kelurahan Tepat Sasaran! Jalan Gang Saudara Kini Mulus, Warga Rasakan Langsung Manfaatnya

Kegiatan Marking Operational Improvement tersebut turut dihadiri Executive Director Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Belawan, perwakilan asosiasi, serta sejumlah shipping line.

Jonedi Ramli mengatakan, peningkatan kapasitas dan kualitas operasional Terminal Petikemas Domestik Belawan memiliki arti penting dalam mendukung kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Belawan.

“Kami tentu mengapresiasi langkah Prima Multi Terminal dalam meningkatkan kesiapan operasional melalui penambahan dan peremajaan alat. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengguna jasa,” ujar Jonedi.

Ia menambahkan, keberadaan peralatan baru harus dibarengi dengan pengelolaan operasional yang baik agar peningkatan fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal.

“Kita ingin peningkatan fasilitas ini berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas, keselamatan, dan kualitas pelayanan. Dengan kolaborasi antara operator terminal, pengguna jasa, asosiasi, dan regulator, kami berharap kinerja Pelabuhan Belawan semakin kompetitif,” katanya.

BACA JUGA  Apel September 2026, Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Kesiapan Insan Perusahaan

Dari sisi regulator, Kasi Kepelabuhanan KSOP Utama Belawan Arif Rifai menilai peningkatan kinerja terminal harus berjalan beriringan dengan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan kepelabuhanan.

“Penambahan peralatan tentu menjadi hal positif bagi peningkatan pelayanan di terminal. Namun, peningkatan produktivitas harus tetap dibarengi dengan penerapan keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Arif.

Dengan tambahan dua QCC dan empat RTG, PMT kini tidak hanya menghadirkan kapasitas peralatan yang lebih memadai, tetapi juga membawa target yang lebih besar: memastikan setiap peningkatan fasilitas bermuara pada proses bongkar muat yang lebih cepat, aman, andal, dan pada akhirnya memberikan pelayanan yang semakin kompetitif bagi pengguna jasa di Pelabuhan Belawan.