MEDAN — Didaulat menakhodai DPW Partai Perindo Sumatera Utara, Makmur Marpaung langsung menempatkan konsolidasi dan pembenahan struktur organisasi sebagai prioritas utama. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan partai menghadapi tahapan Pemilu 2029, termasuk persiapan verifikasi partai politik.
Makmur mengatakan, dirinya mendapat arahan dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo untuk memprioritaskan kesiapan struktur DPW Perindo Sumut menghadapi Pemilu 2029.
“Masih ada delapan DPD yang perlu dibentuk untuk mengejar persiapan verifikasi. DPC juga masih banyak yang belum terbentuk,” ungkap Makmur Marpaung saat ditemui di Sekretariat DPW Perindo Sumut, Jalan Cut Nyak Dien No. 2-C, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (18/9/2026).
Menurut Makmur, pembenahan struktur hingga tingkat daerah menjadi pekerjaan penting yang harus segera dituntaskan. Ia mengaku telah mendapat informasi mengenai sejumlah kendala yang menyebabkan kepengurusan Partai Perindo di Sumatera Utara belum sepenuhnya terbentuk.
Makmur sendiri merupakan kader Partai Perindo yang saat ini duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara periode 2024–2029.
Ia terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut IX yang meliputi Kabupaten Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, Samosir, dan Kota Sibolga.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPW Perindo Sumut, Makmur didampingi Sekretaris DPW Perindo Sumut, Donna Yulietta Siagian.
Pergantian kepemimpinan di tubuh DPW Perindo Sumut sebelumnya terjadi setelah JTP Hutabarat yang menjabat sebagai Ketua DPW memilih mengundurkan diri. JTP yang juga menjabat sebagai kepala daerah menyebut kesibukan sebagai bupati menjadi salah satu alasan dirinya kesulitan membagi waktu antara tugas pemerintahan dan kepemimpinan partai.
Kini, kepemimpinan DPW Perindo Sumut berada di tangan Makmur Marpaung. Pekerjaan awal yang dihadapinya bukan sekadar menjaga roda organisasi tetap berjalan, tetapi juga mengejar ketertinggalan pembentukan struktur di sejumlah daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.




