Kremlin memastikan John Ratcliffe tidak bertemu Vladimir Putin. Agenda pembicaraan dengan badan intelijen Rusia belum diungkap.
Moskow — Sebuah pesawat angkut militer Amerika Serikat jenis C-17 Globemaster III mendarat di Bandara Vnukovo, Moskow, pada 25 Agustus 2026. Pesawat tersebut diketahui membawa Direktur Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat, John Ratcliffe, dalam kunjungan singkat ke Rusia.
Kunjungan Ratcliffe sebelumnya tidak diumumkan secara terbuka. Jejak penerbangan pesawat tersebut sempat terdeteksi melalui data penerbangan sumber terbuka setelah melakukan perjalanan melalui Riga, Latvia.
Kremlin kemudian mengonfirmasi bahwa Ratcliffe melakukan kontak dengan badan intelijen Rusia. Namun, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah laporan yang menyebut Direktur CIA itu bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menurut Peskov, kegiatan Ratcliffe di Moskow berkaitan dengan “kontak antara badan-badan intelijen”. Putin disebut menerima laporan mengenai hasil komunikasi tersebut setelah pertemuan berlangsung.
Kremlin tidak menjelaskan secara rinci agenda maupun substansi pembicaraan. Peskov juga tidak memberikan keterangan apakah perang Rusia-Ukraina menjadi salah satu topik yang dibahas.
Kunjungan Ratcliffe berlangsung di tengah perang Rusia-Ukraina yang masih berlanjut. Direktur CIA terakhir yang diketahui melakukan kunjungan ke Moskow sebelum Ratcliffe adalah William Burns, pada November 2021, beberapa bulan sebelum Rusia melancarkan invasi ke Ukraina.
Sementara itu, sejumlah laporan media Amerika menyebut Washington meminta Ukraina untuk sementara menahan serangan drone dan rudal terhadap Moskow serta sejumlah wilayah Rusia ketika seorang pejabat senior Amerika melakukan perjalanan di wilayah Rusia. Pejabat Ukraina disebut telah mengonfirmasi adanya permintaan tersebut.
Hingga kini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan penjelasan lengkap mengenai agenda kunjungan Ratcliffe ke Moskow. CIA, Gedung Putih, dan Pentagon juga tidak mengungkap secara terbuka substansi pembicaraan dengan pihak Rusia.
Disclaimer:
Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi mengenai isi pembicaraan John Ratcliffe dengan badan intelijen Rusia. Berbagai laporan dan spekulasi yang mengaitkan kunjungan tersebut dengan perang Ukraina, Iran, NATO, kemungkinan mobilisasi Rusia, pertukaran tahanan, maupun agenda rahasia lainnya belum dapat dipastikan sebagai fakta tanpa konfirmasi resmi atau bukti yang dapat diverifikasi.





