NEWCASTLE — Newcastle United menunjukkan mentalitas pantang menyerah setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas Bournemouth dalam lanjutan Premier League di St James’ Park, Sabtu (5/9/2026).
Bournemouth sempat berada di ambang kemenangan setelah unggul 2-0. Namun, Newcastle mengubah jalannya pertandingan pada babak kedua dan mencetak dua gol untuk menyelamatkan satu poin di hadapan pendukungnya.
Bournemouth membuka keunggulan melalui Marcus Tavernier. Tim tamu kemudian memperbesar keunggulan setelah bek Newcastle, Malick Thiaw, mencetak gol bunuh diri.
Dalam posisi tertinggal dua gol, Newcastle tidak menyerah. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil ketika Harvey Barnes memperkecil ketertinggalan dengan gol yang menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada Newcastle.
Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Bournemouth masih berusaha mempertahankan keunggulan. Namun, pertahanan mereka kembali runtuh pada saat yang paling menentukan.
Pemain pengganti Jacob Ramsey menjadi penyelamat Newcastle. Pada menit ke-88, Ramsey memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk mencetak gol penyama kedudukan dan mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut sontak mengubah suasana St James’ Park. Newcastle yang sempat berada dalam posisi nyaris kalah berhasil menghindari kekalahan melalui comeback dramatis dalam waktu kurang dari satu babak.
Bagi Ramsey, gol tersebut menjadi kontribusi penting setelah ia masuk dari bangku cadangan. Keputusan pelatih Matthias Jaissle memasukkan gelandang tersebut akhirnya terbukti tepat.
Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan bagi Bournemouth. Tim tamu sebenarnya sudah berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tiga poin setelah unggul 2-0, tetapi kembali gagal mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Hasil imbang tersebut juga mempertahankan catatan tak terkalahkan Newcastle pada awal musim Premier League 2026/27. Newcastle kini mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan, hasil dari satu kemenangan dan dua kali imbang. Sementara Bournemouth baru mengumpulkan dua poin dari tiga laga.
Bagi Newcastle, satu poin mungkin terasa seperti kemenangan setelah mereka berada dalam situasi tertinggal 0-2. Bagi Bournemouth, dua poin yang terlepas dalam 20 menit terakhir menjadi gambaran lain dari persoalan mereka dalam menjaga keunggulan.
Pada akhirnya, St James’ Park kembali menjadi saksi bahwa pertandingan belum berakhir sebelum peluit panjang berbunyi. Newcastle yang sempat berada di ujung kekalahan berhasil mengubah 0-2 menjadi 2-2 lewat perjuangan hingga menit-menit terakhir.





