Headline

“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan

×

“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan
“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan. Minggu (20/9/2026).

MEDAN | Titik24.com

Seruan “PAS! KOMPAK!” menggema dalam perayaan Milad ke-4 Persaudaraan Anak Seto (PAS) Kota Medan. Bukan sekadar yel-yel, seruan tersebut menjadi simbol semangat bersama untuk memperkuat persaudaraan, silaturahmi dan kekompakan keluarga besar Anak Seto.

Milad ke-4 PAS Kota Medan digelar di RH Kupi, Jalan Panglima Denai Nomor 8, Medan, Minggu (20/9/2026). Puluhan anggota dari Kota Medan dan sekitarnya hadir dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

PAS Kota Medan merupakan komunitas persaudaraan masyarakat yang memiliki ikatan dengan kawasan Jalan Seto atau yang dahulu dikenal sebagai Gang Seto, Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Acara dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan dibuka Sekretaris PAS, Ir. Syafaruddin Sikumbang. Dalam sambutannya, Syafaruddin menyapa Dewan Penasehat, pengurus, Srikandi PAS hingga seluruh anggota yang hadir, yang didominasi kaum ibu.

“Milad PAS ini adalah kegiatan rutin tahunan kita yang menjadi ajang introspeksi diri untuk kemajuan organisasi. Ke depannya, mari kita buktikan bahwa kita tetap semangat menjaga motto organisasi kita: persaudaraan, silaturahmi dan kekompakan,” ujar Syafaruddin.

Pembukaan dilanjutkan dengan doa yang disampaikan Ustadz PAS, Ramadius, S.Ag. Ia mendoakan agar seluruh keluarga besar PAS senantiasa mendapat keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Secara khusus, Ramadius juga mendoakan Ketua PAS Kota Medan, Saiful Juhri Panyalai, yang dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Mekkah pada 26 September mendatang.

“Semoga sehat pergi dan pulangnya, dimudahkan dalam melaksanakan rukun-rukun umrahnya. Kita juga berharap beliau mendoakan kita nantinya agar bersama-sama diberikan waktu dan rezeki untuk ke Baitullah. Amin,” ujarnya.

BACA JUGA  20 KOPER UANG RATUSAN MILIAR, NAMA NUSRON TERSERET Kornas KAMAK: Jika Terbukti Milik Nusron, Tangkap! Jangan Ada Tebang Pilih

Empat Tahun PAS, Ketua Minta Maaf

Ketua PAS Kota Medan, Saiful Juhri Panyalai, mengajak seluruh keluarga besar PAS menjadikan Milad ke-4 sebagai momentum memperkuat silaturahmi, kebersamaan dan rasa syukur kepada Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Saiful mengingatkan, PAS berdiri pada 21 Agustus 2022 di Cafe Sarah, Jalan Bromo, Medan. Organisasi tersebut lahir dari pertemuan dan silaturahmi sejumlah warga yang memiliki ikatan dengan Gang Seto.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Penasehat, pengurus dan seluruh anggota yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan PAS, termasuk dalam menyukseskan Milad ke-4.

“Selama empat tahun memimpin PAS, tentu ada kekurangan dan kesalahan kami sebagai pengurus. Saya sebagai manusia biasa. Karena itu, saya memohon maaf kepada seluruh anggota dan keluarga besar PAS. Semoga PAS semakin kompak, semakin kuat dan selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT,” katanya.

“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan
Keakraban Pengurus dan Penasehat PAS; Syafaruddin Sikumbang, Kamaluddin Tanjung, Saiful Juhri Panyalai, Herman Koto dan Suhardiono.

Dewan Penasehat Soroti Kehadiran Anggota

Dewan Penasehat PAS, Herman Koto, mengingatkan agar semangat kebersamaan tidak berhenti pada perayaan Milad. Menurutnya, kekompakan harus dibuktikan melalui kehadiran dan keterlibatan anggota dalam berbagai kegiatan organisasi.

“Milad ke-4 ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat kembali persaudaraan. Jangan hanya ramai ketika ulang tahun, tetapi ketika pengajian bulanan justru hanya beberapa orang yang hadir, seperti Ketua, Sekretaris dan beberapa orang anggota. Ini yang harus kita ubah bersama,” tegas Herman.

BACA JUGA  Pasar 5 Gang Durian 6 Tembung: Ada Surat Ganti Rugi, Mirisnya Diduga Tak Ada Izin Bangunan

Herman juga menegaskan bahwa PAS bukan hanya perkumpulan orang Minang, melainkan wadah persaudaraan yang terbuka bagi berbagai suku dan latar belakang.

“Ada Jawa, ada Aceh, ada Mandailing, Batak dan juga berbagai latar belakang. Selama pernah tinggal, berkecimpung atau memiliki hubungan dengan Gang Seto, dia tetap bagian dari keluarga besar Anak Seto,” ujarnya.

Menurut Herman, hak dan kewajiban anggota harus berjalan seimbang. Ia juga mengingatkan agar anggota tidak menjauh hanya karena merasa kurang diperhatikan.

Ia menilai keberadaan PAS harus menjadi sarana mempererat silaturahmi warga yang kini telah berpencar ke berbagai daerah.

“Walaupun sudah berpencar ke Belawan, Tembung, Jakarta, Jambi, Malaysia dan daerah lainnya, kita tetap satu keluarga. Jangan sampai hubungan ini hilang dan timbul. Mari kita jaga PAS sebagai rumah bersama,” katanya.

“PAS! KOMPAK!” Jadi Semboyan Bersama

Dewan Penasehat PAS, Kamaludin Tanjung, kemudian mengajak seluruh anggota memperkuat semangat persatuan melalui semboyan “PAS! KOMPAK!”

“Saya ingin PAS memiliki semangat dan yel-yel yang menjadi penyemangat kita bersama. Kalau saya katakan PAS, jawabannya KOMPAK! PAS! KOMPAK! PAS! KOMPAK!” serunya.

Kamaludin menegaskan, kekompakan tidak boleh berhenti sebagai slogan. Semangat tersebut harus diwujudkan melalui kegiatan nyata, terutama pengajian dan kegiatan sosial.

“Saya bangga kepada Ketua, Sekretaris, pengurus dan seluruh anggota PAS. Ini adalah acara kita, dari kita dan untuk kita. Karena itu, mari kita berkolaborasi dan mengajak seluruh warga sepanjang Jalan Seto dari Seto depan sampai Ujung untuk bergabung,” katanya.

BACA JUGA  Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Penerbangan Kualanamu Kembali Normal

Ia juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan terhadap kegiatan pengajian maupun berbagai kegiatan positif lainnya yang dilaksanakan PAS.

Sementara itu, Dewan Penasehat PAS lainnya, Suhardiono, menegaskan bahwa semboyan “PAS! KOMPAK!” harus menjadi semangat bersama dalam menjaga keguyuban keluarga besar PAS.

“Milad ke-4 PAS menjadi momentum untuk semakin memperkuat keluarga besar kita. Saya berharap seluruh Bapak dan Ibu yang tergabung dalam PAS benar-benar menjaga keguyuban dan kekompakan,” ujarnya.

Menurut Suhardiono, silaturahmi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia maupun saat pesta.

“Jangan hanya datang ketika ada keluarga yang meninggal atau ketika ada pesta. Silaturahmi harus kita jaga dalam setiap keadaan. Kita harus saling mengunjungi, saling memperhatikan dan saling membantu, sehingga rasa persaudaraan di antara keluarga besar PAS semakin kuat,” katanya.

Milad ke-4 PAS Kota Medan kemudian dimeriahkan dengan pemotongan kue ulang tahun serta pemberian hadiah door prize kepada anggota.

“PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan “PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan “PAS! KOMPAK!” Menggema di Milad ke-4, PAS Kota Medan Perkuat Persaudaraan

Acara ditutup dengan hiburan dan foto bersama yang diikuti Dewan Penasehat PAS, pengurus, Srikandi PAS dan puluhan anggota.

Perayaan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa empat tahun perjalanan PAS bukan sekadar tentang bertambahnya usia organisasi, tetapi tentang bagaimana persaudaraan, silaturahmi dan kekompakan terus dijaga di tengah anggota yang kini telah tersebar di berbagai daerah.*(Red01)*